Kamis, 18 Agustus 2011

psikosomatis


ada seorang dokter yang berkata "stress ya? itu psikosomatis."

hummh, dari situ aku mulai berpikir, ternyata ini yang kuhadapi selama ini..
aku memang sangat .. sangat menyukai dunia psikologi, tapi ternyata aku juga yang kena ya..
hahahhaaa..

mungkin ada yang belum mengenal psikosomatis,,

gangguan psikosomatis adalah kondisi psikologis dan emosional yang menimbulkan gangguan fisik.
Ciri khas gangguan psikosomatis adalah adanya keluhan fisik yang berulang dalam jangka waktu lama, meski secara diagnosis pasien dinyatakan baik-baik saja. Tak hanya lambung, seluruh organ tubuh bisa kena imbasnya.
Bahkan, pada kasus gangguan psikosomatis yang berat, pasien bisa mengalami kebutaan, masalah kelamin, atau masalah seksual seperti susah ereksi dan ejakulasi. Ini yang disebut pseudoneurogical, tahap di mana beban pikiran memengaruhi saraf tubuh.
Penyebab gangguan psikosomatis, adalah beban pikiran yang tidak bisa keluar atau disalurkan. Contohnya, karena si pasien tidak punya teman untuk curhat, sehingga menyimpan beban pikirannya.

memang benar,, apa yang menjadi pikiranku selama ini, larinya ke fisik ku.
aku merasakan hal yang sangat tidak mengenakkan.
dari kepala, perut, mata dan sebagainya.

aku sangat suka dengan kesibukkan,,
tapi aku kurang suka dengan keramaian..

saat sibuk aku dapat melupakan hal-hal bodoh yang dapat memenuhi pikiranku, hal-hal yang sebenarnya ga penting.
dan saat aku sendiri, aku terkadang justru lebih ingin mengungkapkan sesuatu, daripada aku harus berada ditempat yang ramai dengan kegalauan.

"penyakit itu dilawan" itu kata mama dan selalu kuingat.
jika penyakit tidak dilawan, kita akan terkurung secara terus menerus...
tapi jika kita melawan, kita akan menang dan bebas dari semua itu, walaupun sementara waktu.

aku ga suka obat, bukan berarti aku ga akan makan obat.
aku ga suka vitamin, bukan berarti aku ga akan makan vitamin.
semua itu akan kulakukan jika keadaan yang memaksa..


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar